“Khusus untuk rute Bab Ali ke Mahbas Jin atau yang disebut rute taraddudi, kami masih menunggu pihak kepolisian untuk membuka jalur,” jelasnya.
Karena bus salawat baru beroperasi setelah Asar, Asep Subhana mengimbau jemaah yang ingin beraktivitas ke Masjidil Haram dimulai jelang Magrib. “Untuk Salat Magrib, bus shalawat siap antar jemaah dari hotel ke Masjidil Haram,” sambungnya.
“Bus salawat ini akan beroperasi sampai pemulangan terakhir jemaah haji Indonesia,” tandasnya.
(Khafid Mardiyansyah)