JEDDAH – Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Republik Indonesia Nizar memantau langsung penerapan sistem Eyeb. Ini merupakan fasilitas yang membuat jamaah haji bisa pulang lebih cepat.
"Alhamdulillah setelah saya pantau langsung program Eyeb ini dilaksanakan, sangat luar biasa," kata Nizar, Senin 19 Agustus 2019.
Baca juga: Diuji Coba, Sistem Pulang Cepat Diharap Bisa Akses Setengah Jamaah Haji Indonesia
Dia menjelaskan, fasilitas ini baru diuji coba oleh Pemerintah Arab Saudi kepada tiga negara yakni Indonesia, Malaysia, dan India. Indonesia sendiri baru menerapkannya untuk 16 kloter. Masing-masing 5 kloter dari Embarkasi Surabaya dan 11 kloter dari Jakarta.