Untuk Singapura, kata Endang, kuota haji tahun ini berjumlah 1.500, dibawa dengan 40 penerbangan. Jamaah Singapura harus membayar BPIH pada kisaran USD8.000-13.000. Adapun petugas yang terlibat tahun ini berjumlah 100 orang.
Brunei Darussalam menjadi negara ASEAN pada urutan jumlah kuota berikutnya, yaitu hanya 1.000. Jamaah Brunei cukup dibawa dengan 4 penerbangan ke Tanah Suci dan saat pulang. BPIH Brunei sebesar 4000USD dengan lama antrean 3 tahun. “Brunei melibatkan 35 petugas dalam gelaran haji tahun ini,” ujar Endang.
Baca Juga : Separuh Jamaah Haji Indonesia Sudah Tinggalkan Makkah Al Mukaramah
Bagaimana dengan Sri Langka? Negara ini mendapat 4.000 kuota. Jamaahnya diterbangkan dengan 100 penerbangan. BPIH Sri Langka rata-rata 17000 SAR. Pada musim haji tahun ini, Sri Langka melibatkan 150 petugas. “Antrean jamaah cukup pendek, hanya 1 tahun,” katanya.
Baca Juga : Jelang Kepulangan, Jamaah Haji Jangan Lakukan Aktivitas Berlebihan
(Erha Aprili Ramadhoni)