Menengok Benteng Yahudi yang Direbut Pasukan Rasulullah SAW di Khaibar

Widi Agustian, Jurnalis
Kamis 29 Agustus 2019 15:11 WIB
Benteng Yahudi yang berhasil direbut Rasulullah SAW (Foto: Widi Agustian)
Share :

Di bawah tembok, juga tersusun batu-batu besar, seperti fondasi. Rumah-rumah ini juga memiliki banyak lubang udara, lengkap dengan pintu dan jendela khas ala Arab Saudi.

Berkunjung ke kawasan Khaibar ini, kita bisa mempelajari sejarahnya. Paling tidak ada beberapa catatan penting terkait sejarah Islam yang bisa menambah keimanan.

Salah satunya, Perang Khaibar merupakan ajang dari Ali bin Abu Thalib RA unjuk gigi. Keberhasilan pasukan muslim mengalahkan Yahudi tidak lepas dari peran Ali RA.

 

Saat itu, kaum muslimin menyerang dan mengepung benteng-benteng Yahudi, tetapi sebagian sahabat pembawa bendera perang tidak berhasil menguasai dan mengalahkan mereka hingga Rasulullah SAW bersabda, "Besok akan kuserahkan bendera perang kepada seseorang yang Allah SAW dan Rasul-Nya mencintai dan dia pun mencintai Allah SAW dan Rasul-Nya. Allah SAW akan memenangkan kaum muslimin lewat tangannya”.

Maka para sahabat bergembira dengan kabar ini dan semua berharap agar bendera tersebut akan diserahkan kepadanya, hingga Umar bin Khattab RA berkata, “Aku tidak pernah menginginkan kebesaran, kecuali pada Perang Khaibar.”

Pada pagi hari itu para sahabat bergegas untuk berkumpul di hadapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Masing-masing berharap akan diserahi bendera komando. Akan tetapi, Nabi SAW bertanya, “Di manakah Ali?” Meraka menjawab, “Dia sedang sakit mata, sekarang berada di perkemahannya”.

Rasulullah SAW mengatakan, "panggillah dia”. Maka mereka memanggilnya. Ali RA datang dalam keadaan sakit mata (trahom), lalu Rasulullah SAW meludahi matanya dan sembuh seketika, seakan-akan tidak pernah merasakan sakit. Beliau menyerahkan bendera perang dan berwasiat kepadanya, “ajaklah mereka kepada Islam sebelum engkau memerangi mereka. Sebab, demi Allah, seandainya Allah memberi hidayah seorang di antara mereka lewat tanganmu maka sungguh itu lebih baik bagimu dari pada onta merah (harta bangsa Arab yang paling mewah ketika itu).” (HR Muslim)

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya