Jumat merupakan hari yang memiliki banyak berkah makanya disebut Jumat berkah. Pada waktu ini dianjurkan banyak berdoa.
Banyak berdoa dianjurkan pada Hari Jumat karena hari ini merupakan waktu mustajabnya doa-doa.
Ketua Bidang Bidang Pendidikan dan Kaderisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Kiai Haji Abdullah Jaidi mengatakan, keistimewaan hari Jumat pun tertulis dalam ayat-ayat Alquran. Oleh karena itu perlu diisi dengan amalan-amalan baik.
Jumat, terang Kiai Jaidi, merupakan waktu mustajab untuk berdoa. Namun tidak ada doa khusus untuk hari ini.
Umat Islam bisa membaca doa keselamatan hingga minta pengampunan kepada Allah SWT. Seperti:
اَللهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ
Artinya: "Ya Allah kami memohon kepadaMu keselamatan dalam agama, dan kesejahteraan/kesegaran pada tubuh dan penambahan ilmu, dan keberkahan rezeki, serta taubat sebelum mati dan rahmat di waktu mati, dan keampunan sesudah mati."
"Tidak ada doa khusus. Semua doa baik. Misalnya, berdoa antara waktu Ashar dan Magrib," terang Kiai Jaidi.
Ia juga menegaskan, disunahkan untuk memenuhi amalan-amalan baik di hari Jumat. Sebab ini adalah waktu paling istimewa di antara hari lainnya.
Selain berdoa, hari Jumat juga bisa diisi dengan amalan-amalan baik atau saleh. Di antaranya, sedekah, salat Jumat, hingga salawat.
(Dyah Ratna Meta Novia)