Arab Saudi akan ikut ambil bagian dalam acara ‘Joint Periodic Exhibition on the Archaeology of the Gulf Cooperation Council’s (GCC) alias pameran arkeologi GCC ke-6 di Kuwait.
Dalam acara tersebut Arab Saudi akan mewakili sektor warisan nasional di Saudi Commission for Tourism and National Heritage (SCTH).
Pameran ini diadakan di bawah pengawasan Sekretaris Jenderal GCC dalam kemitraan dengan Dewan Nasional Kuwait dalam sektor Kebudayaan, Seni dan Sastra. Pameran ini dibuka di Museum Nasional Kuwait pada 15 Januari 2020 dan akan berlangsung selama satu bulan penuh hingga 15 Februari 2020.
Seperti dilansir dari Arab News, Rabu (22/1/2020), Arab Saudi akan memamerkan 55 artefak dan peninggalan sejarag yang meliputi era yang berbeda. Beberapa di antaranya adalah Zaman Batu, Zaman Perunggu dan periode pra-Islam dan Islam.
Selain itu pameran ini juga menampilkan serangkaian film dokumenter tentang warisan budaya Kerajaan Saudi, sejumlah publikasi oleh sektor barang antik dan museum di berbagai area warisan budaya. Ada pula koleksi foto dan informasi historis tentang kedalaman budaya Arab Saudi.
Seperti diketahui, Kerajaan Arab Saudi sebelumnya telah menjadi tuan rumah pameran berkala dari Gulf Cooperation Council kedua di Museum Nasional di Riyadh pada 2009 silam. Wilayah Arab kaya akan bangunan dan kisah sejarah yang menarik di dalamnya.
Beberapa bangunan serta tempat bersejarah bernuansa Islam yang menarik dan patut dipelajari di Jazirah Arab antara lain Masjidil Haram, Masjidil Aqsa, Masjid Nabawi, Safa dan Marwah, Gua Hira, Arafah dan Bukit Mina.
(Dyah Ratna Meta Novia)