KOTA Wuhan, China, menjadi sorotan seluruh dunia akhir-akhir ini. Sebab kabar negatif berhembus dari sana, yakni duduga sebagai titik awal menyembarnya virus korona yang sudah menewaskan lebih dari 800 orang.
Namun di balik kabar miring tersebut, ternyata Wuhan merupakan kota ramah Muslim. Hal ini dibuktikan dengan berdirinya sejumlah masjid di sana.
Dilansir dari laman NU Online pada Senin (10/2/2020), menurut mahasiswa Central China Normal University (CCNU) Wuhan yang juga Wakil Rais Syuriyah PCINU Tiongkok, Ahmad Syaifuddin Zuhri, sedikitnya ada empat masjid di Kota Wuhan.
Pertama, Masjid Jiang An. Masjid ini memiliki empat lantai. Lantai satu untuk kantor, tempat wudhu, dan dapur umum. Lantai dua merupakan ruang salat utama. Lantai ketiga adalah ruang-ruang kelas dan aula. "Lantai keempat, kami tidak bisa masuk karena terkunci," katanya.
Ilustrasi. Foto: Istimewa
Masjid Jiang An menjadi satu-satunya bangunan yang masih berdiri di lokasi situ. Bangunan di sekitarnya sudah dirobohkan karena rencananya di situ akan dibangun kompleks gedung modern. Rencananya, Masjid Jiang An akan dipindahkan ke lokasi baru yang berjarak sekitar 1,3 kilometer dari titik sekarang.
Dikabarkan bahwa pembangunan masjid yang baru sudah selesai. Tinggal menunggu tahap akhir dan perizinan dari pihak yang berwenang di Wuhan.