Tapi tahukah Anda, bahwa santri tersebut sebenarnya tidak memakai bahasa Arab yang biasa digunakan sehari-hari ketika bertanya kepada petugas itu?
Sebenarnya itu adalah potongan kalimat asli yang berasal dari ayat dalam Surah Al-Fatihah yang berbunyi, "Ihdinas shiratal mustaqim" artinya: "Tunjukkan jalan ke jembatan mustaqim," atau petunjuk ke arah jalan kebenaran.
Sebab santri itu tidak pandai berbahasa Arab, jadi ia memanfaatkan keahliannya dalam penguasaan atau hafalan Alqurannya. Salah satunya potongan ayat dari surah Al Fatihah tadi, ia mengganti kata mustaqim (nama jembatan di akhirat) dengan kata atau nama hotel tempatnya menginap.
(Abu Sahma Pane)