Berjibaku di ruangan-ruangan sempit denga baju sempit, sulit bernafas, tegang fikirannya.. Semuanya gara-gara kita dan semuanya adalah demi kita.
Sudah banyak korban berjatuhan di kalangan mereka anakku. Baik perawat maupun dokter. Bukan karena mereka tidak tahu prosedur., tetapi karena kita terus menerus keluar rumah, hingga kita terpapar virus itu.
Semakin kita tak mampu menahan nafsu kita untuk keluar rumah, maka semakin banyak yang akan terpapar virus ini. Dan makin menambah beban & tugas mereka para mujahid & mujahidah tenaga medis ini.
Semoga di dalam hati kita masing-masing masih ada setetes air mata buat mereka. Seuntai doa yang tulus untuk keselamatan mereka. Dan serajut tekad yang kuat untuk mengurangi beban mereka. Dengan tidak keluar rumah.. Aamiin yaa RABB."
(Abu Sahma Pane)