Dalam Presfektif Islam, Pandemi COVID-19 Dinilai sebagai Ujian Iman

Abu Sahma Pane, Jurnalis
Minggu 29 Maret 2020 15:23 WIB
Ilustrasi. Foto: Shutterstock
Share :

Adapun ketika ketetapan dan ketentuan yang akan terjadi pada manusia, manusia itu tidak mengetahuinya, hanya Allah saja yang Maha Tahu. Dengan demikian, manusia wajib memohon kepada Allah dan berusaha untuk menyikapinya dengan penuh kesabaran dalam rangka merubah keadaan yang dihadapinya menjadi lebih baik. Allah SWT menegaskan dalam firman-Nya surat al-Anfaal ayat 53:

ذٰلِكَ بِاَنَّ اللّٰهَ لَمْ يَكُ مُغَيِّرًا نِّعْمَةً اَنْعَمَهَا عَلٰى قَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۙ وَاَنَّ اللّٰهَ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌۙ – ٥٣

Yang demikian [siksaan] itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merobah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merobah apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Demikian dikutip Okezone dari laman Suara Muhammadiyah pada Minggu (29/3/2020).

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Muslim lainnya