Aura positif dari almarhum K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur semasa menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia diingat oleh pemimpin dunia. Salah satunya dikenang oleh Presiden Kuba Fidel Castro yang juga telah wafat.
Saat melakukan kunjungan kerja ke Kuba, Castro menyempatkan diri berkunjung ke hotel tempat Gus Dur menginap. Jurus andalan dari putra pahlawan nasional KH Wahid Hasyim ini tentulah cerita bernada humor. Cerita ini diadaptasi dari buku Humor Para Kiai: Menebar Tawa Menuai Hikmah karya Chalis Anwar.
Gus Dur bercerita tentang tiga orang tahanan yang ditempatkan dalam satu sel. Mereka menceritakan asal muasal sampai masuk hotel prodeo tersebut.
Tahanan pertama mengaku ditangkap karena anti dengan ide pejuang kaum sosialis Kuba, Che Guevara. Dibalaslah oleh tahanan kedua, "Saya dipenjara karena menjadi loyalis Che Guevara!"