"Agama keenam adalah agama Khong...?"
"Khong Guannnnnn...."
Bingky pun terpingkal-pingkal mendengar reaksi orang Madura di hadapan Gus Dur. "Sampeyan ada-ada saja, Gus. Masak kue buat Lebaran, Khong Guan dibawa-bawa."
Meski bernada humor, Gus Dur menyelipkan hikmah ke tengah masyarakat bahwa setiap agama dan kepercayaan di Indonesia patut dihormati dan dihargai. Gus Dur tak pernah memandang agama selain yang dianutnya, sebagai agama sesat. Kerukunan umat beragamalah yang jauh lebih penting, seperti yang ia contohkan bersama Bingky.
*Diadaptasi dari buku Humor Para Kiai: Menebar Tawa Menuai Hikmah karya Chalis Anwar
(Muhammad Saifullah )