Dosen Universitas Indonesia (UI) Abdul Muta’ali meluncurkan buku berjudul “Fiqh COVID-19: Fleksibilitas Ibadah dan Sosial Saat Pandemi Corona Berdasarkan Quran Sunnah dan Analisis Semantik Pragmatik.
Buku ini membedah sepuluh hal berkenaan ibadah umat Islam di tengah pandemi COVID-19. Di antaranya: Work from Home (WFH) dan sedeqah, mudik atau pulang kampung, takbir keliling, penolakan pemakaman jenazah COVID-19, resepsi pernikahan, hukum meninggalkan tiga kali shalat Jumat berturut-turut, hukum merenggangkan shaf shalat, utamanya sholat di rumah, dan pelaksanaan sholat tarawih.
“Buku ini sebagai berkah bagi masyarakat, khususnya umat Islam,” ujar Ketua Departemen Linguistik Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI Totok Suhardijanto, Ph.D. Ia, Senin (11/5/2020).
Abdul Muta’ali yang juga Wakil Direktur Sekolah Kajian Strategik dan Global Universitas Indonesia menulis buku ini berdasarkan hasil bacaan dan sumber penelitian serta telaah mendalam terhadap Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Wartawan senior Totok Suryanto menuturkan, “Ikhtiar Dr. Abdul Muta’ali melalui bukunya ini ibarat pucuk dicinta ulam pun tiba. Masyarakat yang mayoritas panik, membutuhkan pegangan. Buku ini setidaknya menjawab kebutuhan itu.”