AZAN magrib merupakan waktu yang paling ditunggu-tunggu pada bulan Ramadhan, sebab itu merupakan waktu melepas rasa haus dan lapar atau saatnya berbuka.
Lalu makanan apa yang identik dengan berbuka puasa? Jawabannya adalah kurma, sebab sunah hukumnya mengonsumsi buah tersebut sebagai pembuka puasa. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah:
“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berbuka puasa dengan ruthab (kurma segar) sebelum sholat. Jika beliau tidak punya ruthab, maka dengan tamr (kurma kering), jika beliau tidak punya tamr, maka dengan beberapa teguk air” (HR. Abu Daud no.2356, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abu Daud).
Baca Juga : Ini 3 Makna Lebih Baik dari Seribu Bulan Malam Lailatul Qadar
Ketika memakan kurma, hendaknya mengikuti cara Rasulullah, yaitu mengeluarkan bijinya di punggung dari dua jari, yaitu jari tengah dan jari telunjuk. Dari Abdullah bin
Busr radhiallahu’anhu ia berkata:
ثُمَّ أُتِيَ بتَمْرٍ فَكانَ يَأْكُلُهُ وَيُلْقِي النَّوَى بيْنَ إصْبَعَيْهِ، وَيَجْمَعُ السَّبَّابَةَ وَالْوُسْطَى
“Kemudian dibawakan kurma kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, dan beliau memakannya, kemudian mengeluarkan bijinya di antara kedua jarinya, yaitu beliau menggabungkan antara jari telunjuk dan jari tengah” (HR. Muslim no. 2042).
Baca Juga : Kelaparan, Tradisi Berbagi dan Kembali ke Masjid
Tujuannya agar tangan bersih dari kotoran dan bekas mulut ketika mengambil kurma selanjutnya. Demikian dikutip dari laman Muslim.or.id.
(Abu Sahma Pane)