Makanan tersebut, imbuh Irwan, sangat bermanfaat bagi petugas medis yang sibuk menangani pasien Covid-19 di negara dengan jumlah penderita terbanyak di dunia ini. Sehingga mereka dapat tetap fokus bekerja, dan kebutuhan konsumsinya telah disediakan.
Program ini juga menyasar 11 kepala keluarga kurang mampu di wilayah Vienna yang terdampak perekonomiannya karena pandemi Covid-19. Sebanyak 66 paket makanan berbuka puasa pun didistribusikan ke sana.
(Baca Juga : Cerita 6 Orang yang Pernah Bertemu Nabi Khidir)
Inisiasi kegiatan lembaga amal asal Indonesia yang sudah terdaftar resmi di AS sejak 2015 ini konsisten terlaksana berkat dana dari para donatur yang mayoritas diaspora. Para donor tersebut berkomitmen terus berdonasi di tengah masa-masa sulit seperti saat ini.
(Muhammad Saifullah )