Selain Corona, Perang Pernah Memengaruhi Pelaksanaan Ibadah Haji

Hantoro, Jurnalis
Rabu 03 Juni 2020 17:31 WIB
Masjidil Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Foto: Istimewa/Twitter)
Share :

2014 – Wabah Ebola

Ketika wabah ebola memuncak pada awal 2010, negara-negara di seluruh dunia mengambil langkah menangguhkan penerbitan visa untuk beberapa negara Afrika Barat yang menjadi pusat persebaran virus.

Pada 2014, Arab Saudi untuk sementara berhenti mengeluarkan visa umrah dan haji bagi warga Guinea, Liberia, dan Sierra Leone.

Wabah ini dilporkan menewaskan lebih dari 11.000 orang.

2016 – Perang Suriah

Pada 29 April 2016, Sholat Jumat dibatalkan di Kota Aleppo, Suriah, setelah serangkaian serangan udara yang dipimpin pemerintah menyebabkan masjid-masjid hancur.

Dewan Agama meminta warga Aleppo menjauh dari masjid, pertama kali langkah seperti itu diambil di kota bersejarah.

"Untuk pertama kalinya di kota tertua di dunia, Kota Islam Aleppo, Dewan Agama memutuskan untuk membatalkan Sholat Jumat karena perang terhadap kehidupan manusia," kata sebuah pernyataan bersama.

"Ini untuk menyelamatkan orang-orang yang telah menjadi target rezim (pemerintah) dan menyelamatkan orang lain dalam pembantaian ini."

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya