Kasus Rasisme yang Dialami George Floyd Pernah Terjadi di Zaman Rasulullah

Novie Fauziah, Jurnalis
Rabu 03 Juni 2020 19:04 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

Selain itu, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam juga menegaskan, bagaimana Allah Subhanahu wata'ala melihat Bilal yang merupakan seorang budak merdeka dan berkulit hitam, sebagai hamba yang mendapat posisi derajat akhirat yang tinggi sebab amaliah ibadah, bukan karena posisi atau strata sosial asal sebelumnya yang budak dan Hitam.

Rasulullah SAW bersabda:

ﺍﻧْﻈُﺮْ ﻓَﺈِﻧَّﻚَ ﻟَﻴْﺲَ ﺑِﺨَﻴْﺮٍ ﻣِﻦْ ﺃَﺣْﻤَﺮَ ﻭَﻻَ ﺃَﺳْﻮَﺩَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻥْ ﺗَﻔْﻀُﻠَﻪُ ﺑِﺘَﻘْﻮَﻯ

Artinya: “Lihatlah, engkau tidaklah akan baik dari orang yang berkulit merah atau berkulit hitam sampai engkau mengungguli mereka dengan takwa,” (HR. Ahmad, 5: 158).

Lebih lanjut, Allah hanya melihat manusia dari akhlaknya, dari sudut keimanan dan ketakwaan. Tujuan utama Allah menciptakan perbedaan, yaitu agar umat manusia bisa saling menghormati satu sama lain, hidup rukun dan damai.

“Dan yang paling mulia menurut Allah adalah mereka yang paling takwa di mata-Nya,” pungkas dia. (put)

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya