Mengamalkan Teologi Al 'Ashr saat Pandemi Corona

, Jurnalis
Sabtu 06 Juni 2020 13:20 WIB
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto (Foto: Ist)
Share :

Mulai Presiden, menteri, Gubernur, Bupati Walikota bahkan hingga Ketua RT. Pejabat yang mengamalkan ajaran Al ‘Ashr tidak akan memiliki ruang waktu untuk bersitegang di hadapan publik, apalagi saling sikut. Bekerja untuk kebaikan yang hakiki, menguatkan dalam penegakan kebenaran akan menjadi sikap sebagai anak bangsa. Bekerja setulus hati untuk diingat oleh sejarah dan membuka seluas-luasnya ruang amal jariyah. Sungguh hikmah yang sangat menginspirasi.

Misalnya saja program pemulihan ekonomi Nasional (PEN) yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi) bernilai Rp677 triliun itu. Setiap bagian pemerintah, benar-benar diupayakan sedemikian rupa terdistribusi sesuai peruntukannya. Tidak ada kemudian gelontoran dana Rp123,6 triliun untuk para pelaku UMKM justru dimanfaatkan oleh para penumpang gelap.

Dengan mengharap ridho Allah, Pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin menyasar pelaku UMKM terdampak. Jika demikian, tidak perlu nanti kita dihadapkan oleh oknum pejabat yang justru mengkorupsi dana rakyat. Rayat terurus, ekonomoi tumbuh dan peradaban semakin berkemajuan.

Saat kita menjadikan Al ‘Ashr sebagai kompas peradaban bangsa, masyarakat Indonesia akan selalau sabar, gigih dalam memperjuangkan diri dan komunitasnya. Antar masyarakat berjibaku bersama-sama keluar dari pandemik corona ini. Tidak hanya jaga jarak atau berdiam di rumah. Yang berkecukupan akan selalu membantu masyarakat lainnya. Kelompok sosial yang mendapatkan banyak kemudahan akan berkomitmen menolong mereka yang kesulitan.

Akhir kalam, sepertinya pada situasi sulit ini, menjadi benar bahwa setiap musibah betatapun sangat berat, pasti sekaligus dengan jalan keluarnya. Dengan wabah Covid-19 ini, bangsa dan peradaban kita akan semakin berkemajuan. Pandemi Covid-19 pada akhirnya akan melahirkan umat-umat yang teguh imannya, kuat menegakkan kebenaran dan luas ladang kesabarannya.

Semoga kita senantiasa dapat mengamalkan Teologi Surat ‘Ashar sesuai yang diajarkan Kiai Ahmad Dahlan. Menjadi bangsa terpilih dengan karakter iman, sabar dan bersatu-padu dalam hal kebaikan dan kebenaran Allah Azza wajalla. Wallahu'alam bisshiwab.

Oleh: Sunanto

(Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah)

(Rizka Diputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Muslim lainnya