Sementara itu, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Muharam Marzuki yang menjadi narasumber dalam forum itu menambahkan, anggaran kegiatan Pemilihan KUA Teladan dan LKTI yang telah disediakan di tingkat provinsi dialihkan atau direvisi untuk kegiatan focus group discusion (FGD) terkait peningkatan kualitas layanan KUA atau peningkatan kualitas penghulu.
"Sedangkan anggaran yang disediakan di tingkat kabupaten/kota dialihkan untuk belanja modal seperti alat pengolah data pada Seksi Bimas Islam," terang mantan Kepala Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama ini.
Muharam meminta agar revisi anggaran kegiatan tersebut betul-betul diarahkan untuk peningkatan kualitas pelayanan KUA dan profesionalitas penghulu.
"Termasuk program peningkatan kompetensi dalam bidang teknologi informasi," pungkasnya.
(Salman Mardira)