JAKARTA – Satuan Tugas Covid-19 Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan pemerintah harus menggratiskan biaya rapid test untuk santri, dalam rangka mendeteksi virus corona atau Covid-19 di kalangan kaum pesantren.
Sekretaris Satgas Covid-19 MUI, KH Muhammad Cholil Nafis mengatakan, MUI siap membiayai santri kurang mampu, tapi pemerintah jangan lepas tangan.
“Kami siapkan untuk membiayai mereka. Tapi kan pemerintah harus hadir. Hak untuk mendapatkan pendidikan, apalagi anggarannya ada Rp2,3 triliun untuk pesantren, terus sekarang naik menjadi 690 sekian,” ujar Cholil dalam program Special Report disiarkan langsung di iNewsTV, Selasa (23/6/2020) sore.
Baca juga: 8 Manfaat Mengonsumsi Kurma untuk Ibu Hamil
Cholil memperkirakan, jumlah penduduk Indonesia sekarang kalau dilakukan rapid test massal hanya dibutuhkan biaya tak sampai Rp50 triliun.
“Nah sekarang kita mau bicara prioritas. Kira-kira untuk apa uang yang Rp690-an triliunan itu? Ketika yang paling mendasar dari pandemi ini, tidak dideteksi sedari dini,” kata Cholil.
(Salman Mardira)