Kisah Pencurian Hajar Aswad dan Pembantaian Ribuan Jamaah Haji

Sarah Nurjannah, Jurnalis
Sabtu 27 Juni 2020 15:18 WIB
Share :

Belum banyak yang tahu hajar aswad pernah dicuri dan hilang dari Kakbah selama 23 tahun. Peristiwa berdarah berupa pembantaian ribuan jamaah haji menyertai aksi licik pencurian hajar aswad oleh kaum Qarmatian pada Januari 930 M.

Setelah dicuri, hajar aswad dibawa ke Masjid Al-Dirar di Bahrain oleh pimpinan Qarmatian, Abu Tahir Al-Qarmati. Dia bermimpi jamaah haji akan beralih ke sana namun cita-citanya tak pernah terwujud hingga dia meninggal.

Abu Tahir Sulayman Al- Jannabi adalah panglima perang Iran. Kakaknya adalah Abu Sa’id Hasan Ibn Bahram Al-Jannabi, pendiri Qarmatian. Abu Tahir akhirnya menjadi pemimpin pada 923 M. Saat memimpin, kekuasaannya menguat dan mulai melakukan ekspansi. Dia menyerbu Basra di 923 M dan Kufah empat tahun setelahnya atau 927 M.

(Baca Juga : Viral Burung Pipit Cium Kakbah saat Lockdown)

Bagaimana hajar aswad bisa dicuri?

Pada tahun 930 M, Abu Tahir menjalankan rencana licik menyerang kota Mekkah. Ketika pertama kali ia tiba di kota, ia tidak diizinkan masuk, hingga dia bersumpah membawa perdamaian. Akan tetapi ia tidak menepati sumpahnya, apa yang Abu Tahir lakukan sama sekali tidak membawa kedamaian.

Bahkan pada hari pertama orang-orang beribadah berhaji, pasukan Qarmatin datang dengan kuda-kuda mereka dan memasuki Masjidilharam. Merekapun membantai jamaah haji secara brutal. Laporan menunjukkan bahwa ada sekitar 30.000 jamaah haji yang tewas saat mereka berdoa di sekitar Kakbah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya