Hadis tentang Sabar, Kunci Meraih Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

Riyadi Akmal, Jurnalis
Selasa 21 Juli 2020 07:32 WIB
Ilustrasi. (Foto: Unsplash)
Share :

KATA sabar sering sekali didengar oleh setiap manusia. Jika sedang tertimpa musibah selalu mengelus dada coba menguatkan hati sambil berkata sabar.

Ada peribahasa yang mengatakan sabar itu akan indah pada waktunya, namun ada juga yang mengatakan sabar itu ada batasnya.

Subhanallah, perlu diingat bahwa sabar tidak ada batasnya. Hal yang membatasi kesabaran adalah manusianya sendiri. Maka itulah sabar menjadi kunci meraih dunia dan akhirat.

Baca juga: Hadis-Hadis Pentingnya Menuntut Ilmu, Balasan Surga dari Allah Ta'ala 

Dari Shuhaib bin Sinan radhiallahu’anhu dia berkata, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

عجبًا لأمرِ المؤمنِ . إن أمرَه كلَّه خيرٌ . وليس ذاك لأحدٍ إلا للمؤمنِ . إن أصابته سراءُ شكرَ . فكان خيرًا له . وإن أصابته ضراءُ صبر . فكان خيرًا له

“Alangkah mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya (membawa) kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin; jika dia mendapatkan kesenangan dia akan bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya, dan jika dia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya." (HR Muslim Nomor 2999)

Sebagaimana dikutip dari Muslim.or.id, Selasa (21/7/2020), Ibrahim al Khawwash rahimahullah berkata, "Hakikat kesabaran itu adalah teguh di atas Al Kitab dan As-Sunnah." (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim).

Sementara Ibnu Atha rahimahullah berkata, "Sabar adalah menyikapi musibah dengan adab atau cara yang baik."

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Abu Sa'id Al Khudri Radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللَّهُ وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنْ الصَّبْرِ

Artinya: "Siapa yang sungguh-sungguh berusaha untuk bersabar maka Allah akan memudahkan kesabaran baginya. Dan tidaklah seseorang dianugerahkan (oleh Allah Subhanahu wa ta'ala) pemberian yang lebih baik dan lebih luas (keutamaannya) daripada (sifat) sabar." (HR Al Bukhari)

Baca juga: Mus'ab bin Umair, Dibenci Ibu karena Keislamannya hingga Gugur sebagai Syuhada 

Syekh Dr Shalih bin Fauzan menjelaskan, "Sabar secara bahasa artinya adalah menahan diri. Allah ta'ala berfirman kepada nabi-Nya (yang artinya), 'Sabarkanlah dirimu bersama orang-orang yang berdoa kepada Rabb mereka', maksudnya adalah tahanlah dirimu untuk tetap bersama mereka. Adapun di dalam istilah syariat, sabar adalah menahan diri di atas ketaatan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan untuk meninggalkan kedurhakaan atau kemaksiatan kepada-Nya."

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Apabila Allah menghendaki hamba-Nya mendapatkan kebaikan maka Allah segerakan baginya hukuman di dunia. Dan apabila Allah menghendaki keburukan untuknya maka Allah akan menahan hukumannya sampai akan disempurnakan balasannya kelak di hari kiamat." (HR Tirmidzi, hadits hasan gharib)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya