Kemenag: Santri Terkena Covid-19 Diobati Maksimal

Novie Fauziah, Jurnalis
Senin 31 Agustus 2020 18:04 WIB
Petugas medis mengenakan APD Covid-19 (Okezone.com/Arif)
Share :

“Harapannya (santri yang positif Covid-19) berkurang dan menurun sampai (sembuh), kemudian dapat diatasi seperti yang terjadi di Gontor (santri sembuh semuanya). Kemenag dan Gugus Tugas Covid-19 sedang menangani kasus ini agar cepat selesai. Pesantren dan santri lain tidak perlu panik dan tidak perlu dibesar-besarkan,” tambahnya.

Ia melanjutkan, sejak awal sudah mengikuti intruksi protokol kesehatan pemerintah (untuk mengantisipasi penularan dan penyebaran Covid-19). Pesantren juga membuat Gugus Tugas Covid-19. Pesantren juga belum semuanya mengembalikan santri. Hal ini karena dilakukan secara bertahap sesuai protokol kesehatan.

“Sebenarnya kembalinya santri ke pesantren bukan semata-mata kehendak kiai, tapi juga karena kehendak orang tua. Sementara infrastruktur pesantren kalau untuk physical distancing enggak memadai. Cuma ada untungnya di pesantren anak-anak tidak kemana-mana (ada dalam lingkungan pesantren terus),” teramngnya.

Sementara itu Ketua Umum Rabithah Ma'ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI-PBNU) atau Asosiasi Pesantren Indonesia, KH. Abdul Ghofarrozin (Gus Rozin) juga menanggapi kasus penyebaran Covid-19 di wilayah pesantren.

“Hal mencegah penularan wabah di pesantren menjadi domain Kementerian Kesehatan. Kemenkes bisa menyiapkan mitigasi yang terstandar dan bisa dijadikan pedoman di berbagai pesantren. Kesan saya kalau ada kasus baru ditangani secara ad hoc dan parsial,” katanya saat dihubungi Okezone, Jumat (31/8/2020).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Muslim lainnya