JAKARTA- Apa makna dari sahabat? Jika sahabat tidak ada makna apa akan tetap bersahabat. Ustaz Aris Munandar, SS, M.P.I, Pengajar dan Pembina Pondok Pesantren Hamalatul Quran Yogyakarta memberikan nasihat.
Dalam pesan singkatnya kepada Okezone, dikutip Senin (14/12/2020), dia menyebutkan Guruku, Hamam kata Bisyr bin Harits berpesan kepadaku:
”Semua sahabat yang engkau tidak bisa mendapatkan manfaat dengan bersahabat dengannya tinggalkanlah bersahabat dengannya.”
Baca Juga: Bagaimana Jika Makmum Tertinggal Sholat Jumat, Ini Penjelasannya
Kutanyakan kepada beliau tentang indikator mendapatkan manfaat dari bersahabat dengan seseorang.
Jawaban Sang Guru sebagai berikut:
”Mengajarkan kebaikan kepadamu atau memberikan informasi tentang kebaikan kepadamu atau sungguh-sungguh berbuat baik kepadamu.” (Tarikh Baghdad 13/18)
Baca Juga: Mau Sholat Jumat, Perhatikan 11 Hal Ini Agar Pahala Mengalir
Tidak semua orang yang ada di sekitar kita layak kita jadikan sebagai sahabat. Sebagiannya cukup dijadikan sebagai kenalan, sekadar kita sapa dengan tetap berlaku baik ketika berjumpa.
Orang yang layak dijadikan sebagai sahabat adalah orang yang bisa memberi manfaat kepada kita ketika kita bersahabat dengannya.
Adapun tiga ciri orang yang layak dijadikan sebagai sahabat, yakni: