"Produk media APB cukup beragam. Mulai dari buletin harian, suratkabar, dan majalah berkala. Pendistribusian APB terbantu oleh Kementerian Luar Negeri yang mengirimkan buletin harian ke seluruh perwakilan RI di luar negeri. Dari berita APB, negara-negara Timur Tengah mengetahui keadaan yang terjadi di Indonesia," jelas Habib Ahmad bin Novel yang juga pengajar di Ponpes Al-Fachriyah Tangerang beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut Habib Ahmad bin Novel mengatakan, perjuangan dan pengabdian M Asad Shahab untuk kemerdekaan Indonesia adalah bentuk pengabdian beliau kepada Allah SWT.
"Semua ini adalah bentuk pengabdian sejati Beliau kepada Allah SWT yang diterjemahkan dalam bentuk ketawakan kepada Allah SWT di dalam perjuangannya kepada bangsa. Dan inilah jihad sejati, jihad yang Beliau lakukan dalam menyebarkan kebenaran. Jasa beliau untuk Indonesia sangatlah besar," katanya.
Ketua Dewan Dakwah Islamiyah, DR Muhammad Siddiq juga mengenang beliau sebagai salah satu tokoh pers yang memiliki pemikiran nasionalis. Ketika sedang menempuh studi, Muhammad Siddiq mengaku sempat mengenal M Asad dan banyak belajar dari beliau.
"Namanya Asad, artinya singa, di bidang pers memang beliau dijuluki singa, kecil-kecil tapi besar perjuanganya, besar hatinya, dan besar pemikirannya," katanya.
Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran
(Vitrianda Hilba Siregar)