Menikmati Kesejukan Green Mosque Karya Ridwan Kamil di Padalarang

Adi Haryanto, Jurnalis
Minggu 18 April 2021 05:00 WIB
Masjid Al Irsyad di Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat. (Foto: Adi Haryanto)
Share :

BANDUNG BARAT - Masjid Al Irsyad di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) adalah salah satu masjid monumental yang ada di pusat Kota Padalarang.

Berada di kawasan kompleks perumahan berwawasan lingkungan, masjid yang dirancang oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ini memiliki konsep sebagai green mosque atau masjid hijau.

Konsep itu diusung mengingat di sekitar masjid ini banyak ditumbuhi oleh tanaman dan pepohonan yang menghijau. Kondisi itu menjadikan lingkungan masjid menjadi asri dan sejuk, sehingga membuat nyaman para jamaah yang beribadah.

Baca Juga: Bubur Arab Jadi Hidangan Andalan Berbuka Puasa Masjid di Bulelang Bali


Masjid ini memiliki luas bangunan 1.000 meter persegi yang berbentuk kubus. Inspirasinya adalah Masjidil Haram dan Kabah yang berbentuk kotak. Semua dinding masjid ini tersusun atas bata yang berongga sehingga ketika berada di dalam masjid akan terasa sejuk.

Tidak hanya itu, bagian mimbar depan masjid yang diresmikan tahun 2010 ini juga dibuat terbuka. Sehingga jamaah bisa melihat pemandangan yang hijau dari dalam masjid, ketika mendengarkan khatib atau penceramah ketika sedang tausiyah.

"Masjid ini memang konsepnya green mosque, bangunannya terinspirasi Majidil Haram dan juga Kabah. Makanya dinding sekeliling masjid nampak tulisan kaligrafi dua kalimah sahadat," kata Ketua DKM Al Irsyad, Ahmad Hairuddin Murtani dikutip Ahad (18/4/2021).

Baca Juga: Sersan Mayor Kopassus Durman Teguh Berpuasa di Tengah Desing Peluru Operasi Seroja Timor-Timur


Menurutnya, pada kondisi normal masjid ini bisa menampung 1.500 jamaah untuk di dalam masjidnya. Sedangkan jika dengan pelataran, halaman, dan tempat parkir, seperti saat Salat Idul Fitri, total jamaah bisa mencapai 4.000 orang.

Namun dikarenakan kondisi sedang pandemi COVID-19, pihaknya membatasi jamaah yang hadir. Seperti untuk melaksanakan salat tarawih, ataupun saat salat Idul Fitri nanti. Sejumlah kegiatan keagamaan yang biasa digelar pun untuk kali ini terpaksa ditiadakan dulu.

Untuk kegiatan utama seperti salat tarawih, kultum tarawih dan subuh, penerimaan infak, shadaqoh, dan zakat fitrah tetap berjalan. Hanya ada pembatasan jamaah, waktu kultum tidak lebih dari 10 menit, dan protokol kesehatan ketat bagi jamaah yang datang ke masjid.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya