Setelah menentukan bahan materielnya adalah bambu, kata dia, maka dicobalah membuat rancang bangun. Tentunya hal itu setelah berkonsultasi dengan salah seorang perajin bambu Kota Cirebon. Begitu mendapat rancangan yang pas, dibangunlah dengan desain seperti sekarang.
"Apalagi atapnya dari ijuk dirasa lebih adem, ditambah dengan pepohonan yang ada menjadikan ibadah lebih khusyu lagi," ujar dia.
Sementara itu, sejumlah anak-anak terlihat ramai mengaji dengan dibimbing seorang ustaz. Ramainya berbagai aktivitas di Masjid Ash Shamad ini ketika menjelang waktu berbuka. Banyak warga sekitar yang ngabuburit di masjid dengan kegiatan keagamaan. (Miftahudin)
(Vitrianda Hilba Siregar)