Baca Juga: Pemerintah Putuskan Sholat Idul Adha di Zona Merah dan Oranye Ditiadakan
"Abon ini dikeringkan tidak ada tambahan zat kimia, kolaborasi dengan Chef Ragil. Kami coba berkali-kali untuk menghasilkan produk yang bisa diterima masyarakat. Kami research ini konsumsi abon lebih tinggi dibandingkan olahan lain," ucap Wildhan.
Ketua Kurban IZI, Haryono mengatakan, 31.800 bungkus abon akan diserahkan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Indonesia, serta wilayah membutuhkan di kantor IZI daerah. Beberapa wilayah yang akan dibagikan seperti terdampak bencana gempa yang lalu di Majene, Sulawesi Barat, kemudian di Deli Serdang, Sumatera Utara dan wilayah lainnya.
"Kami juga akan memotong hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) kita memastikan tidak hanya pekurban yang aman, tapi panitia juga aman, pelaksanaan aman. Di RPH bisa dibatasi kedatangan masyarakat, sehingga bisa dikondisikan dengan sebaiknya," kata Haryono.
(Vitrianda Hilba Siregar)