Tingginya jumlah penderita diabetes dan kolesterol di Arab Saudi membuat kebugaran dan kesehatan menjadi makin penting. Tidak mengherankan apabila masyarakat di Arab mulai menerapkan pola hidup sehat sebagai prioritas.
Baca juga: Kisah Mukjizat Nabi Hud dan Diturunkannya Azab Badai Hitam kepada Kaum 'Ad
Menurut survei kesehatan global Nielsen, 2/3 responden di Arab Saudi atau sekira 66 persen masyarakat mengatakan bahwa aktif memilih makanan untuk membantu mencegah kondisi gangguan kesehatan seperti obesitas, diabetes, kolesterol tinggi, dan hipertensi. Diet yang membatasi jumlah lemak sekira 41 persen, mengurangi gula sekira 25 persen.
Selain itu, masyarakat Arab Saudi juga makin sadar akan kesehatan dan memilih untuk melakukan diet khusus yaitu dengan mengonsumsi makanan organik, rendah lemak, rendah gula, rendah karbohidrat, atau menghilangkan bahan berdasarkan kepekaan makanan, alergi atau keyakinan pribadi.
Baca juga: Kisah Zahid, Pemuda Buruk Rupa yang Jenazahnya Diperebutkan Bidadari-Bidadari Surga
(Hantoro)