Bagaimana Cara Bersyukur kepada Allah? Ini Penjelasan Lengkapnya

Komaruddin Bagja, Jurnalis
Selasa 08 Februari 2022 17:04 WIB
Ilustrasi cara bersyukur kepada Allah Ta'ala. (Foto: Mohamed Hassan/Pixabay)
Share :

SEBAGAI makhluk ciptaan Allah Subhanahu wa ta'ala, pernahkah menghitung nikmat yang telah diberikan? Bagaimana cara bersyukur kepada Allah? Padahal setiap waktu nikmat dari Sang Pencipta terus mengalir deras.

Dikutip dari Muslim.or.id, ada sebuah hadis yang menganjurkan agar setiap Muslim bisa benar-benar bersyukur dengan melihat kondisi saudara-saudara yang kurang beruntung.

Baca juga: 5 Crazy Rich Mualaf Indonesia yang Banyak Bangun Masjid, Ada Suami Maia Estianty 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)

"Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ia berkata, 'Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda: Lihatlah orang yang berada di bawah kamu, dan jangan lihat orang yang berada di atas kamu, karena dengan begitu kamu tidak meremehkan nikmat Allah yang diberikan-Nya kepada kamu'." (HR Bukhari dan Muslim)

Hadis ini sahih, diriwayatkan oleh Imam Al Bukhari (Nomor 6490); Imam Muslim (Nomor 2963 (9)), dan ini lafadznya; Imam At-Tirmidzi (Nomor 2513); dan Imam Ibnu Majah (Nomor 4142).

Baca juga: Kisah Lucu Abu Nawas dan Para Pejabat Istana yang Belum Pernah Lihat Gajah 

Dalam hadis tersebut terdapat anjuran bagi Muslimin untuk terus mensyukuri nikmat Allah Subhanahu wa ta'ala.

Cara bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dapat dilakukan dengan cara mengakui nikmat-nikmat-Nya, menyebut nikmat yang diberikan. Serta memanfaatkan nikmat tersebut dalam kebaikan.

Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassallam menganjurkan kepada umat Islam melihat ke bawah dalam hal dunia. Mengapa begitu? Agar tidak terjerumus dalam kenikmatan semu dan lebih peka kepada sesama manusia yang berkekurangan. Melihat ke bawah juga dapat mengintrospeksi diri kita agar tidak ujub atau merasa sombong diri.

Baca juga: Potong Kuku Tidak Boleh Sembarangan, Ustadz Adi Hidayat Ungkap Urutannya Sesuai Sunah 

Sebaliknya, apabila seseorang melihat akhirat, hendaknya menatap ke atas. Tujuannya agar setiap hari senantiasa termotivasi berbuat hal-hal baik. Seperti tercantum dalam hadits berikut ini:

إِذَا نَظَرَ أَحَدُكُمْ إِلَى مَنْ فُضِّلَ عَلَيْهِ فِي الْمَالِ وَالْخَلْقِ فَلْيَنْظُرْ إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْهُ مِمَّنْ فُضِّلَ عَلَيْهِ

"Apabila salah seorang di antara kamu melihat kepada orang yang berada di atasnya dalam hal harta dan fisik, maka hendaknya ia melihat kepada orang yang berada di bawahnya di antara mereka yang diberikan kelebihan." (HR Muslim)

Baca juga: Viral Ceramah Oki Setiana Dewi soal KDRT, Begini Tanggapan Beragam Ustadz dan Ustadzah 

Itulah cara bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Semoga semua Muslim dijadikan hamba yang pandai bersyukur dan dijauhkan dari kekufuran. Aamiin Allahumma aamiin.

Wallahu a'lam bishawab.

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya