Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassallam menganjurkan kepada umat Islam melihat ke bawah dalam hal dunia. Mengapa begitu? Agar tidak terjerumus dalam kenikmatan semu dan lebih peka kepada sesama manusia yang berkekurangan. Melihat ke bawah juga dapat mengintrospeksi diri kita agar tidak ujub atau merasa sombong diri.
Baca juga: Potong Kuku Tidak Boleh Sembarangan, Ustadz Adi Hidayat Ungkap Urutannya Sesuai Sunah
Sebaliknya, apabila seseorang melihat akhirat, hendaknya menatap ke atas. Tujuannya agar setiap hari senantiasa termotivasi berbuat hal-hal baik. Seperti tercantum dalam hadits berikut ini:
إِذَا نَظَرَ أَحَدُكُمْ إِلَى مَنْ فُضِّلَ عَلَيْهِ فِي الْمَالِ وَالْخَلْقِ فَلْيَنْظُرْ إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْهُ مِمَّنْ فُضِّلَ عَلَيْهِ
"Apabila salah seorang di antara kamu melihat kepada orang yang berada di atasnya dalam hal harta dan fisik, maka hendaknya ia melihat kepada orang yang berada di bawahnya di antara mereka yang diberikan kelebihan." (HR Muslim)
Baca juga: Viral Ceramah Oki Setiana Dewi soal KDRT, Begini Tanggapan Beragam Ustadz dan Ustadzah
Itulah cara bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Semoga semua Muslim dijadikan hamba yang pandai bersyukur dan dijauhkan dari kekufuran. Aamiin Allahumma aamiin.
Wallahu a'lam bishawab.
(Hantoro)