44 Tahun Masjid Istiqlal, Ini 5 Keistimewaannya yang Jadi Kebanggaan Indonesia

Tim Okezone, Jurnalis
Selasa 22 Februari 2022 14:04 WIB
Masjid Istiqlal. (Foto: Shutterstock)
Share :

TEPAT hari ini Masjid Istiqlal genap berusia 44 tahun. Ada banyak sejarah berharga di balik rumah ibadah megah kebanggaan kaum Muslimin Indonesia ini. Masjid Istiqlal yang berada di Jalan Taman Wijayakusuma (Jalan Veteran), Gambir, Jakarta Pusat, ini juga menyandang predikat masjid paling besar di Asia Tenggara.

Nah, apa saja keistimewaan Masjid Istiqlal? Berikut penjelasan lengkapnya, sebagaimana telah Okezone rangkum.

Baca juga: 44 Tahun Masjid Istiqlal, Dirancang Arsitek Non-Muslim Pemenang Sayembara Bung Karno 

1. Dirancang arsitek non-Muslim

Sebagai tempat ibadah umat Islam, ternyata Masjid Istiqlal justru dirancang oleh arsitek non-Muslim. Dia adalah Friedrich Silaban, pria asal Sumatera Utara beragama Kristen Protestan, dan menjadi sosok penting di balik megahnya bangunan Masjid Istiqlal.

Friedrich terpilih setelah memenangkan sayembara desain masjid yang diumumkan pada 5 Juli 1955. Pemilihan Friedrich Silaban ini juga menjadi salah satu bukti dan simbol terhadap toleransi beragama yang ada di Tanah Air.

2. Filosofi bangunan

Setiap sudut bangunan Masjid Istiqlal ternyata memiliki makna tersendiri yang melambangkan tentang nilai ketuhanan dalam Islam serta kemerdekaan Indonesia. Bagian pertama adalah adanya tujuh pintu gerbang di Masjid Istiqlal yang bermakna 7 lapis langit seperti yang disebutkan dalam kitab suci Alquran.

Lalu kubah Masjid Istiqlal yang memiliki diameter sebesar 45 meter. Ini merupakan pemaknaan dari tahun kemerdekaan Republik Indonesia yaitu 1945.

Adapun 12 tiang kukuh yang terdapat di ruang utama masjid diartikan sebagai tanggal kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam yaitu 12 Rabiul Awal.

Baca juga: SE Menag, Khotbah Jumat Diimbau Menggunakan Pengeras Suara Dalam 

3. Beduk raksasa tradisional

Salah satu bagian yang menjadi daya tarik dari Masjid Istiqlal adalah pengunjung dapat menjumpai beduk tradisional jumbo sebagai alat penanda memasuki waktu sholat.

Memiliki ukuran mencapai 3,5 meter dan berat hingga 2 ton, beduk raksasa tersebut ditopang menggunakan kayu khusus yang juga memiliki keistimewaan dari segi ukiran, yaitu memiliki ukiran khas Jawa serta kaligrafi Arab.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya