7 Perbedaan Taaruf dan Pacaran yang Jarang Diketahui

Ahmad Muhajir, Jurnalis
Kamis 05 Mei 2022 14:36 WIB
7 perbedaan taaruf dan pacaran yang jarang diketahui (Foto: Freepik)
Share :

5. Kriteria

Dalam taaruf saat mencari pasangan hidup, kriteria agama menjadi syarat utama yang tidak bisa diganggu gugat. Kriteria lain boleh bermacam-macam sesuai selera, namun terkait agama haruslah yang baik agamanya. Seperti tidak meninggalkan ibadah wajib, memiliki akhlak yang baik, serta memiliki semangat untuk terus berubah menjadi baik.

Sebagaimana firman Allah swt. “... Wanita yang baik untuk lelaki yang baik. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik pula ..." (QS. An Nur : 26)

Sabda Rasulullah Saw “Wanita itu dinikahi karena empat hal, yaitu karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, atau agamanya. Pilihlah berdasarkan agamanya agar selamat dirimu.” (HR. Bukhari – Muslim)

Rasulullah Saw bersabda “Bila seorang laki-laki yang kau ridhai agama dan akhlaknya meminang anak perempuanmu, nikahkanlah dia. …" (HR. Tirmidzi)

Sedangkan kriteria dalam pacaran lebih melihat dari ketampanan atau kecantikan dan kekayaan hartanya. Sementara yang mengutamakan agamanya sangat sedikit.

6. Serius dan main-main

Tanda keseriusan dalam taaruf berarti kesiapan untuk menikah. Karena salah satu syarat dari taaruf adalah siap menikah baik dari sisi mental, sisi keuangan dan juga izin dan restu dari orang tua.

Sedangkan arti dari pacaran hanya untuk main-main yaitu di mana tidak ada komitmen dan kejelasan kapan akan menikah dari awal menjalin hubungan pacaran. Istilah yang sering diucapkan bagi mereka yang pacaran “Jalanin aja dulu".

7. Cinta

Dalam taaruf tidak ada yang namanya ungkapan rasa cinta dan sayang di awal atau sebelum akad pernikahan. Cinta pada taaruf dibangun setelah akad pernikahan. Jika sewaktu-waktu taaruf gagal maka tidak ada kekecewaan yang timbul dari kedua belah pihak.

Sedangkan pacaran di awali dengan ungkapan rasa cinta lalu terciptanya ikatan hati dan rasa satu sama lain. Ketika sewaktu-waktu gagal menuju pernikahan mereka merasa kecewa, dirugikan, dan bahkan ada juga yang merasa tidak rela atau belum bisa mengikhlaskan mantan kekasihnya itu.

(Ahmad Muhajir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya