JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah untuk menjamin pelayanan kesehatan jemaah haji Indonesia. Hal ini menyusul laporan adanya kenaikan kasus Covid-19 di Arab Saudi saat jemaah haji mulai berdatangan.
“Kami meminta pemerintah meningkatkan antisipasi dengan adanya laporan kenaikan jumlah kasus Covid-19 di Arab Saudi. Pelayanan kesehatan jemaah haji kita harus terjamin sehingga ibadah mereka di Tanah Suci tidak terganggu,” ujar Puan, Kamis (9/6/2022).
Kementerian Kesehatan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab melaporkan lonjakan jumlah kasus Covid-19. Penyebaran virus corona di Arab Saudi melewati ambang 1.000, dengan catatan 1.029 kasus per Rabu (8/6). Kasus paling banyak ditemukan berada di wilayah ibu kota, Riyadh.
Sementara itu, jemaah haji Indonesia sudah mulai berdatangan di Arab Saudi sejak keberangkatan pada 4 Juni, hingga gelombang terakhir pada 3 Juli mendatang.
Puan meminta Panitia Penyelenggara Ibadah haji (PPIH) dan Petugas Kesehatan Haji Indonesia lebih ketat dalam memberlakukan protokol kesehatan terhadap jemaah haji.
“Para petugas haji mulai dari daerah asal hingga yang bertugas di Arab Saudi perlu memberlakukan protokol kesehatan yang ketat kepada jemaah haji,” kata Puan Maharani.
Skrining terhadap calon jamaah kata Puan harus dilakukan dengan baik. Selain itu persyaratan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi seperti menerima vaksin dosis lengkap dan menyiapkan hasil PCR negatif 72 jam sebelum keberangkatan harus dipenuhi calon jemaah haji.
Puan Maharani menegaskan pemantauan kondisi kesehatan jemaah Haji Indonesia selama berada di Arab Saudi harus dilakukan lebih intensif. Puan menegaskan jemaah Haji harus mendapat fasilitas dan layanan terbaik, termasuk dari aspek kesehatan jemaah.
“Pemerintah melalui petugas di lapangan harus memastikan kecukupan nutrisi dan air bagi jemaah Haji Indonesia agar imun jemaah Haji terjaga dengan baik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” tutur Puan.
Apabila ada jemaah yang sakit, maka langkah cepat dan siapkan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai untuk kenyamanan jemaah haji perlu menjadi perhatian utama penyelenggara haji.