JOMBANG - Setelah puluhan tahun menabung, pasangan suami istri penjual kerupuk di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, akhirnya bisa pergi haji tahun ini.
Sehari-hari, pasangan suami istri itu hanya mengandalkan hidup dari bekerja menjual kerupuk di pasar.
Selain buat makan dan biaya sekolah anaknya, sisa hasil dagangannya mereka tabung sedikit demi sedikit hingga akhirnya bisa daftar untuk naik haji.
Pasangan suami istri, Amir dan Maryam itu merupakan warga Desa Janti, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Baca juga: Jamaah Dapat Makan 3 Kali Sehari Selama 9 Hari di Madinah
Setiap hari usai menggoreng kerupuk, keduanya pun masih sibuk membungkus kerupuk di rumahnya.
Lalu pada keesokan harinya, kerupuk tersebut mereka jual di Pasar Mojoagung, Jombang. Amir dan Maryam mengaku sangat senang karena akhir Juni nanti bisa segera bertolak ke Tanah Suci guna memenuhi panggilan Allah untuk menunaikan ibadah haji.
"Keberangkatan haji ini seperti mimpi," kata Amir, Senin (13/6/2022).
Apalagi setelah dua tahun tertunda akibat pandemi Covid-19, keinginan untuk pergi ke Tanah Suci itu akan segera terwujud.
Baca juga: Tangis Wartini Pecah saat Lihat Kakbah