MAKKAH - Cerita jamaah haji Indonesia menikmati layanan bus shalawat untuk beribadah ke Masjidil Haram. Bus shalawat beroperasi 24 jam dengan 200 armada.
Salah satu jamaah haji Indonesia asal Pati, Jawa Tengah bernama Alim Miftah (54 tahun) menceritakan pengalaman naik bus shalawat.
Alim tergabung dalam kloter satu Embarkasi Solo (SOC1) mengaku bus shalawat sangat nyaman. Selain itu bus shalawat juga gratis.
"Ini shalat di Masjidil Haram, tadi naik bus shalawat dari hotel," cerita Alim kepada Media Center Haji (MCH) di area Masjidil Haram, Selasa (14/6/2022).
Alim bersama jamaah haji lainnya sangat terbantu dengan layanan bus shalawat yang mengantarkan mereka dari hotel ke Masjidil Haram pergi pulang (PP) untuk melaksanakan shalat fardhu.
"Ada fasilitas memudahkan untuk kita beribadah," kata Alim.
Baca juga: Ada Waktu Krusial, Ini Tips Nyaman Naik Bus Shalawat untuk Shalat di Masjidil Haram
Begitu pula dengan calon haji dari daerah yang sama, Prakusyanto Abdussalam (64) juga merasa nyaman dengan layanan bus shalawat.
Baca juga: Waktu Tunggu 5-10 Menit, Ini 5 Rute Bus Shalawat yang Harus Diketahui Jamaah Haji RI
Dirinya mengaku tidak khawatir lagi tersesat jika ingin ke Masjidil Haram dari hotel tempat dia menginap.
Petugas transportasi di terminal Syieb Amir, Daruji Kaelani Kasiran mengatakan sejak kedatangan jamaah ke Meakah hingga waktu shalat Ashar, enam bus shalawat yang disiapkan rata-rata telah melayani lima kali mengantarkan jamaah dari Masjidil Haram ke hotel.