Jamaah haji Indonesia akan mendapatkan layanan konsumsi atau makan sebanyak 119 kali. Waktu makan pun sudah ditentukan yakni 3 kali sehari, dari makan pagi, siang dan malam.
Pihaknya akan selalu mengevaluasi layanan konsumsi untuk jamaah haji Indonesia. Jika ada catatan akan terus diperbaiki. Selain itu, pihaknya mengikuti semua aturan yang ditetapkan pemerintah Indonesia, mulai dari menu makanan hingga juru masak dari Indonesia.
"Juru masak dari Indonesia, tidak mau negara lain. Kami bangga bisa melayani jamaah haji Indonesia," ujarnya.
Dalam pantauan MCH 2022, dapur katering ini memiliki fasilitas dapur yang lengkap. Untuk ukurannya pun semua serba besar, dari panci, tempat memasak nasi hingga penggorengan besar.
Selain itu, terdapat juga gudang-gudang penyimpanan bahan baku yang berasal dari Indonesia, seperti bumbu dapur, beras, minyak goreng hingga ruang pendingin daging sapi hingga ayam bersuhu minus 18 derajat celcius, sehingga kualitasnya terjaga.
Proses masaknya pun terjadwal hingga distribusi ke jamaah haji.
Untuk makanan pagi, para juru masak di dapur katering tersebut memulai persiapan dari pukul 10.00 malam dan makan siang pukul 04.00 WAS. Sementara proses distribusi dilakukan 2 jam sebelum jadwal makan setelah sebelumnya dilakukan food taster oleh tim pengawas katering.