Haji 2022, Begini Alur Wukuf di Arafah hingga Jadwal Lempar Jumrah

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Selasa 21 Juni 2022 04:26 WIB
Arsad Hidayat. (Foto: Dani Jumadil Akhir)
Share :

MAKKAH - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2022 mengadakan pertemuan demi melancarkan pelaksanaan puncak ibadah haji 2022.

Ada tiga poin utama yang dibahas. Pertama jelang wukuf di Arafah, kedua soal jadwal lempar jumrah dan ketiga mengenai tawaf ifadah.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2022 Arsad Hidayat mengatakan, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menerima beberapa masukan mengenai pelaksanaan ibadah haji. Hal ini belum pernah terjadi dalam pelaksanaan ibadah haji sebelumnya.

"Akhirnya kita sampaikan, kaitan dengan bahwa jamaah haji Indonesia yang dikelola Kementerian Agama memilih kaitan pemberangkatan 8 Dzulhijjah itu langsung ke Arafah dengan pertimbangan kemaslahatan," kata Arsad di Daerah Kerja (Daker) Makkah, Senin (20/6/2022).

 Baca juga: Begini Rangkaian Puncak Haji 2022 di Armuzna

Jika mengacu jadwal, pelaksanaan wukuf di Arafah mulai 9 Dzulhijjah 1443H atau 8 Juli 2022.

Hal ini tidak terlepas dari mobilisasi jamaah haji Indonesia yang mencapai 100.051 orang, sehingga membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk mendorong jamaah dari hotel ke Arafah.

"Butuh waktu dari pagi sampai malam. Dari pagi mulai 07.00 sampai jam 06.00 sore seluruh jamaah sudah bisa dimobilisasi ke Arafah," katanya.

Selama perjalanan ke Arafah hingga Mina, seluruh jamaah haji Indonesia akan disediakan layanan bus dengan sistem shuttle atau taraddudi (bus yang berputar).

Perlu diingat juga, layanan konsumsi selama di Armuzna sebanyak 16 kali.

Jumlah bus yang disediakan dari Makkah ke Arafah sebanyak 21 bus, Arafah ke Muzdalifah 7 bus dan Muzdalifah ke Mina 5 bus. Jumlah bus ini sudah ditentukan oleh pemerintah Arab Saudi.

Sementara itu, jarak Makkah ke Arafah sekira 19,6 kilometer (km), jarak Arafah ke Muzdalifah sekira 10 km dan Muzdalifah ke Mina kurang lebih 5 km.

Hal kedua yang menjadi concern Kementerian Haji dan Umrah Saudi adalah penjadwalan lempar jumrah di Mina. Lempar jumrah menjadi titik krusial dalam pelaksanaan ibadah haji, hal ini tidak terlepas dari tragedi yang terjadi sebelumnya.

"Pihak kita mungkin akan dberikan waktu melontar itu semenjak dari pertengahan malam sampai pukul 07.00 pagi untuk 50% dari jamaah kita. Nah sisanya nanti akan diberikan jadwal pada saat pukul 4 sore atau 5 sore sampai pukul 9 malam," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Muslim lainnya