MAKKAH - Cerita Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi jamaah haji pada 2004. Pada saat itu, pelayanan jamaah haji di Arafah tidak karuan.
"Saya pernah jadi jamaah reguler, ini jauh lebih baik dari zaman saya dulu naik haji. kayak ikan pindang. Tahun 2004 haji pertama saya, enggak karu-karuan," kata Yaqut saat meninjau tenda di Arafah, Selasa (5/7/2022).
BACA JUGA:9 Kejanggalan Visa Palsu 46 Calon Jamaah Haji Furoda yang Dideportasi Arab
Pada tahun ini, pelaksanaan puncak haji di Arafah akan lebih baik. Karena tenda sudah dilengkapi kasur busa dan bantal. Selain itu ada karpet serta dilengkapi AC. Hal ini tentu membuat jamaah lebih nyaman saat wukuf di Arafah.
"Saya berharap jamaah nyaman. Saya memaklumi persiapan pendek, cuma dua bulan. tapi secara umum cukup baik. Sekarang lebih baik, apalagi ini cuma buat nginep semalem, enggak yang berhari-hari," kata Gus Men sapaan akrabnya.
Gus Men juga sebelumnya meninjau toilet di maktab di Arafah dan mencoba keran air untuk memastikan air mengalir.
BACA JUGA:Puncak Haji 2022, Menag Jajal Kasur di Arafah: Enak Sekarang
Untuk AC kata Gus Men akan diusahakan lebih dingin seperti penambahan kipas angin besar agar jamaah haji Indonesia lebih nyaman.
"Yang penting orientasinya adalah jemaah nyaman. Masih ada waktu 2 hari (buat memperbaiki, kekurangan yang ada)," katanya.