Amalan saat Berhubungan Suami Istri, Insya Allah Berkah dan Dikaruniai Anak Salih

Hantoro, Jurnalis
Rabu 20 Juli 2022 13:10 WIB
Ilustrasi amalan saat berhubungan suami istri. (Foto: Unsplash)
Share :

BERIKUT penjelasan mengenai amalan saat berhubungan suami istri yang wajib diketahui pasangan Muslim. Insya Allah memberi keberkahan dan dapat dikaruniai anak salih/salihah. Salah satunya adalah membaca doa berjimak.

Dikutip dari laman Rumaysho, dijelaskan bahwa untuk meraih keberkahan dalam hubungan intim suami istri, di antaranya adalah dengan berdoa sebelum melakukannya. Keampuhan doa ini salah satunya akan memberikan kebaikan pada keturunan yang dihasilkan.

Baca juga: Kisah Pria Bule Takjub Lihat Perubahan Positif Putrinya Setelah Jadi Mualaf: Tampak Lebih Damai 

Lalu tentunya hubungan intim suami istri yang sesuai ajaran Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam akan makin menambah kemesraan karena keberkahan yang hadir ketika itu.

Berdasarkan riwayat dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

« لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْتِىَ أَهْلَهُ فَقَالَ بِاسْمِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا . فَإِنَّهُ إِنْ يُقَدَّرْ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ فِى ذَلِكَ لَمْ يَضُرُّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا

"Jika salah seorang dari kalian (yaitu suami) ingin berhubungan intim dengan istrinya, lalu ia membaca doa: Bismillah Allahumma jannibnaasy syaithoona wa jannibisy syaithoona maa rozaqtanaa (Dengan (menyebut) nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezki yang Engkau anugerahkan kepada kami), kemudian jika Allah menakdirkan (lahirnya) anak dari hubungan intim tersebut, maka setan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya." (HR Bukhari nomor 6388 dan Muslim 1434)

Ulama Ash-Shon'ani berkata bahwa hadis tersebut adalah dalil bahwa doa ini dibaca sebelum bercumbu yaitu ketika punya keinginan. Sebab dalam riwayat Imam Bukhari lainnya disebutkan:

أَمَا لَوْ أَنَّ أَحَدَهُمْ يَقُولُ حِينَ يَأْتِى أَهْلَهُ

"Adapun jika salah seorang dari mereka mengucapkan ketika mendatangi istrinya …" (HR Bukhari nomor 5165). Makna kata "ketika" (حِينَ) dalam riwayat ini berarti "berkeinginan". (Subulus Salam, 6: 91)

Baca juga: Abu Nawas ke Pasar Jual Bebek, Orang-Orang Malah Beli Keledainya 

Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bari (9: 228) berpendapat bahwa doa tersebut dibaca sebelum hubungan intim. Begitu pula pendapat Syekh ‘Abdul Qodir Syaibah dalam Fiqhul Islam, 7: 61-64.

Intinya doa ini diucapkan sebelum memulai hubungan intim dan bukan di pertengahan atau sesudahnya. Hukum membaca doa ini adalah sunah (mustahab) (Lihat Tafsir Alquran Al ‘Azhim, 1: 190). Dan jika dilihat dari tekstual hadis di atas, doa ini dibaca oleh suami.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Muslim lainnya