Adapun keutamaan dari mengamalkan doa ini sebelum berhubungan intim suami istri adalah:
Pertama: Setan tidak akan turut serta dalam hubungan intim tersebut karena di dalam doa ini diawali dengan penyebutan "Bismillah". Demikian pendapat sebagian ulama. Mujahid rahimahullah berkata:
أَنَّ الَّذِي يُجَامِع وَلَا يُسَمِّي يَلْتَفّ الشَّيْطَان عَلَى إِحْلِيله فَيُجَامِع مَعَهُ
"Siapa yang berhubungan intim dengan istrinya lantas tidak mengawalinya dengan 'Bismillah', maka setan akan menoleh pada pasangannya lalu akan turut dalam berhubungan intim dengannya (Fathul Bari, 9: 229). Ya Allah, lindungilah kami dari gangguan setan kala itu."
Kedua: Kebaikan doa ini pun akan berpengaruh pada keturunan yang dihasilkan dari hubungan intim tersebut. Buktinya adalah riwayat mursal namun hasan dari ‘Abdur Razaq yang menyebutkan:
إِذَا أَتَى الرَّجُل أَهْله فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّه اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقَتْنَا وَلَا تَجْعَل لِلشَّيْطَانِ نَصِيبًا فِيمَا رَزَقْتنَا ، فَكَانَ يُرْجَى إِنْ حَمَلْت أَنْ يَكُون وَلَدًا صَالِحًا
"Jika seseorang mendatangi istrinya (berhubungan intim), maka ucapkanlah: 'Ya Allah, berkahilah kami dan keturunan yang dihasilkan dari hubungan intim ini, janganlah jadikan setan menjadi bagian pada keturunan kami.' Dari doa ini, jika istrinya hamil, maka anak yang dilahirkan diharapkan adalah anak yang salih." (Fathul Bari, 9: 229)
Allahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)