Menengok Perkebunan Kurma Ajwa di Madinah, Bisa Petik Langsung

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Rabu 27 Juli 2022 00:53 WIB
Ilustrasi/ Doc: MCH
Share :

Jumlah pekerja di perkebunan kurma ajwa terbagi dua, pekerja musiman dan jangka panjang. Untuk pekerja musiman sekira 300-400 orang dan pekerja jangka panjang mencapai 100 orang.

"Di kebun ini sekitar itu jumlahnya secara keseluruhan," katanya.

 BACA JUGA:2 Amalan yang Pahalanya Jauh Lebih Besar daripada Haji dan Sholat, Syekh Ali Jaber Ajak Rutin Mengerjakan

Untuk proses tanam kurma ajwa organik memakan waktu hingga satu tahun. Dimulai persiapan dari Oktober, kemudian penanaman hingga Juli tahun depan untuk masuk waktu panen.

"Masa panen membutuhkan waktu satu hingga dua bulan, hingga seluruh kurma selesai dipanen," katanya.

Yang membedakan kurma ajwa organik dengan kurma lainnya adalah dari sisi tekstur, warna, kelembutan hingga rasa yang manis. Pihaknya memastikan seluruh pelanggan terutama di Indonesia mereka akan mendapat kurma terbaik dari Madinah.

Usai pemetikan kurma, kemudian masuk ke dalam proses pencucian, pemilihan hingga packaging sebelum dijual maupun diekspor.

 BACA JUGA:Delay 30 Jam Kepulangan Jamaah Haji RI, Apa Dampaknya?

"Intinya adalah untuk mendapatkan kualitas kurma terbaik membutuhkan banyak biaya. Tidak hanya kebutuhan di kebun, tapi juga di pabrik penyortiran dan pengemasan. Pengeluaran per tahun selalu bertambah sebagaimana kenaikan upah pekerja tiap tahunnya," tukasnya.

Sekadar informasi, Castle Farms adalah merek kurma dengan sejarah pertanian lebih dari tiga generasi di Madinah, KSA sejak tahun 1970.

Perkebunan kurma Castle Farms memiliki area seluas sekitar 2 juta meter persegi tanah, dengan perkebunan lebih dari 44 ribu pohon kurma di Madinah Al Munawarah.

(Nanda Aria)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya