Kemenag Ungkap 108 Ribu Calon Jamaah Haji 2023 Belum Lunasi Pembayaran

Kiswondari, Jurnalis
Kamis 26 Januari 2023 18:42 WIB
Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief. (Kemenag)
Share :

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) mengungkap masih ada sekitar 108.000 calon jamaah haji 2023 yang belum melunasi biaya haji hingga hari ini.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief dalam rapat dengar pendapat (RDP) Panja Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 2023 di Komisi VIII DPR, Kamis (26/1/2023).

Ia menjelaskan, total calon jamaah haji reguler 2023 yang terdata sebanyak 203.320 orang. Sebanyak 108.000 calon jamaah haji reguler di antaranya belum lunas membayar.

“Nah, dari angka ini (203.320 calon jamaah haji reguler), yang belum lunas 108.000 (orang),” kata Hilman di Ruang Rapat Komisi VIII DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (26/1/2023).

Sementara, Hilman memaparkan, Kemenag akan memberangkatkan total 221.000 calon jamaah haji pada 2023. Jumlah kuota itu sudah disepakati pemerintah Indonesia melalui Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dengan pemerintah kerajaan Arab Saudi.

“Ini jumlah kuota normal yang diberikan dan sudah di-MoU-kan oleh Kementerian Haji dan Umrah Saudi Arabia dengan pemerintah Indonesia melalui Menteri Agama,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Komisi VIII DPR RI menggelar RDP Panja BPIH Tahun 1444 H/2023 M dengan Ketua Panja Pemerintah BPIH Tahun 1444 H/ 2023 M Dirjen PHU Kemenag RI, Dirjen Perhubungan Udara dan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI, Dirut PT Garuda Indonesia, PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, PT Pertamina, dan PT AIRNAV Indonesia, dan Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI, serta Kepala BP BPKH.

Agendanya adalah pembahasan komponen biaya penerbangan dan kesehatan haji, serta penyusunan rekomendasi untuk Kunker Panja ke Arab Saudi.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya