Wajib Tahu, Ini Sejarah Kalender Hijriah dan Masehi

Hantoro, Jurnalis
Kamis 16 Maret 2023 13:09 WIB
Ilustrasi sejarah kalender hijriah dan masehi. (Foto: Shutterstock)
Share :

Namun penanggalan tersebut memiliki selisih 60 hari untuk kembali ke bulan Martius (berdasarkan musim), maka 30 hari pertama diberi nama Januarius yang dikaitkan dengan dewa Janus, dewa yang bermuka dua, yang menatap ke arah masa depan dan masa lalu sehingga ditetapkan sebagai awal tahun. Lalu 30 hari berikutnya dikaitkan dengan dewi Febria, dewi kasih sayang dan cinta kasih, sehingga terdapat hari valentine pada bulan tersebut.

Saat masih memimpin bangsa Romawi, Julius Caesar bertemu dengan ahli astronomi dan menemukan bahwa dalam satu tahun terdapat 365,25 hari sehingga ditentukanlah tahun kabisat setiap 4 tahun sekali, sehingga lahirlah kalender Julian. Untuk menghormati namanya, Julius dijadikan nama bulan menggantikan quintrilis menjadi bulan Juli. Jenderal Augustus pun diabadikan sebagai nama bulan karena pengaruh besarnya kepada bangsa Romawi, Sextirilis diganti dengan Augustus.

Namun dalam perjalanannya, kalender Julian terdapat penyempurnaan yang dilakukan pemimpin gereja Katholik di Roma, Paus Gregious XIII. Penyempurnaannya antara lain memangkas hari agar sesuai dengan musim serta mengubah awal mula tanggal dari tanggal 25 ke tanggal 1 sehingga kalender masehi yang awalnya untuk memperingati kelahiran Nabi Isa Alaihissallam berubah menjadi mengikuti perubahan musim yang terjadi di Eropa kala itu.

Allahu a'lam bissawab

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya