Khotbah Idul Fitri 2023: Cara Meningkatkan Amal Ibadah Seusai Ramadhan

Hantoro, Jurnalis
Sabtu 22 April 2023 06:22 WIB
Ilustrasi khotbah Idul Fitri 2023. (Foto: Okezone)
Share :

Hadirin yang kami hormati,

Selama bulan ramadhan, kita banyak belajar untuk menyesuaikan diri dengan aturan syariat. Selama ramadhan pula, kita banyak belajar untuk menjadi orang baik. Namun kita perlu ingat, perjuangan menjadi hamba Allah yang baik, tidak boleh hanya dilakukan ketika ramadhan.

Dzat yang kita sembah di bulan ramadhan, sama dengan Dzat yang kita sembah di luar ramadhan. Dan Allah meminta kita, untuk menjadi hamba-Nya yang selalu istiqamah.

Allah berfirman,

فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ

“Istiqamahlah sebagaimana kamu diperintahkan.” (QS. Hud: 112)

Lantas bagaimana caranya agar kita mudah istiqamah?,

Secara sederhana, ada tiga cara yang bisa kita lakukan agar istiqamah:

1. Jangan pernah meninggalkan amal yang wajib

Ada beberapa ibadah yang Allah wajibkan untuk dilakukan setiap muslim. Jangan sampai kita meninggalkan kewajiban ini atau melakukannya di luar waktu yang telah disediakan. Untuk menjaga identitas kita sebagai muslim.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengingatkan,

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ فَرَضَ فَرَائِضَ فَلاَ تُضَيِّعُوهَا وَحَرَّمَ حُرُمَاتٍ فَلاَ تَنْتَهِكُوهَا وَحَدَّ حُدُودًا فَلاَ تَعْتَدُوهَا

Sesungguhnya Allah menetapkan beberapa kewajiban, karena itu, jangan kalian menyepelekannya. Allah mengharamkan beberapa larangan, jangan kalian melanggarnya, dan Allah menetapkan beberapa aturan, jangan melampaui batasnya. (HR. Daruquthni 4445)

2. Rutinkan amal sunah yang ringan.

Menjaga rutinitas amal sunah, sekalipun sangat ringan, akan membuat ibadah kita kepada Allah selalu terjaga. Karena ini dirutinkan, maka pilihlah yang ringan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ خُذُوا مِنَ الأَعْمَالِ مَا تُطِيقُونَ ، فَإِنَّ اللَّهَ لاَ يَمَلُّ حَتَّى تَمَلُّوا ، وَإِنَّ أَحَبَّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ مَا دَامَ وَإِنْ قَلَّ

“Wahai para manusia, beramal-lah sesuai dengan kemampuan kalian. Karena sesungguhnya Allah tidak akan bosan sampai kalian bosan. Sesungguhnya amal yang paling dicintai oleh Allah adalah amal yang paling rutin dikerjakan meskipun sedikit.” (HR. Bukhari 5861)

Sedikit meskipun rutin, lebih dicintai Allah dari pada banyak namun hanya sekali waktu.

3. Bertemanlah dengan orang sholeh

Teman punya pengaruh besar bagi seseorang. Dia bisa menjadi baik, karena teman. Sebaliknya, bisa menjadi jahat, juga karena teman. Jangan sampai, teman anda menyeret anda ke jurang bahaya, sementara anda tidak merasa. Berteman dengan orang baik, minimal bisa membuat kita ketularan jadi orang baik.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالْجَلِيسِ السَّوْءِ كَمَثَلِ صَاحِبِ الْمِسْكِ ، وَكِيرِ الْحَدَّادِ ، لاَ يَعْدَمُكَ مِنْ صَاحِبِ الْمِسْكِ إِمَّا تَشْتَرِيهِ ، أَوْ تَجِدُ رِيحَهُ ، وَكِيرُ الْحَدَّادِ يُحْرِقُ بَدَنَكَ أَوْ ثَوْبَكَ أَوْ تَجِدُ مِنْهُ رِيحًا خَبِيثَةً

“Perumpamaan teman orang sholih dan orang yang jelek adalah bagaikan pemilik minyak misk dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.” (HR. Bukhari 2101) 

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya