KEMENTERIAN Agama (Kemenag) Republik Indonesia melaporkan akan berlangsungnya fenomena alam matahari melintas tepat di atas Kakbah. Hal ini pun diimbau untuk dimanafaatkan melakukan verifikasi arah kiblat sholat.
Fenomena alam ini bakal berlangsung pada 27 dan 28 Mei 2023. Matahari melintas tepat di atas Kakbah dikenal dengan istilah Istiwa a'zham atau Rashdul qiblah.
Ketika matahari melintas tepat di atas Kakbah, bayangan semua benda yang terkena sinar matahari akan menunjuk lurus ke arah kiblat sholat.
"Rashdul qiblah bisa dimanfaatkan untuk memverifikasi arah kiblat. Peristiwa alam ini terjadi pada 27 dan 28 Mei 2022 pukul 16.18 WIB atau 17.18 Wita," ungkap Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama RI Adib.
"Bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus, di mana saja, akan mengarah lurus ke Kakbah," jelasnya di Jakarta, seperti dikutip dari Kemenag.go.id, Senin (22/5/2023).
Ia menerangkan, ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan dalam proses verifikasi arah kiblat sholat ini. Benda yang menjadi patokan wajib benar-benar berdiri tegak lurus.
"Selain itu, permukaan dasar harus betul-betul datar dan rata, serta jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG, RRI, atau Telkom. Bisa juga menggunakan jam digital di ponsel masing-masing," paparnya.
(Hantoro)