MADINAH - Daftar jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Madinah bertambah menjadi tujuh orang. Hal ini usai terdapat dua jemaah lainnya yang wafat di Tanah Suci, yaitu Suryati Busir dari SUB 2 dan Nia Kurniasih JKS 2
Suryati meninggal pada pukul 18.20 WAR sedangkan Nia pada pukul 15.08 WAR. Belum ada keterangan resmi penyebab keduanya meninggal.
BACA JUGA:
Tambahan meninggalnya dua jemaah ini membuat Surabaya menjadi embarkasi yang paling banyak jemaahnya meninggal, yakni 4 orang.
Tiga jemaah lain adalah Ahmad Sudahak Riduwan (SUB 9), Langen Delem Dussalam (SUB 1), dan Ibnu Syahid Dasjil (SUB 2). Diikuti JKS (Jakarta Bekasi) sebanyak dua jemaah, Nia dan Aminah Ayu Sunarta asal JKS 7.
BACA JUGA:
Kepala Daker Madinah Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Zaenal Muttaqin di Madinah mengatakan, semua jemaah yang meninggal akan dimakamkan di Baqi termasuk Aminah.
"Kita dari Pemerintah Indonesia mengupayakan semua jemaah Indonesia dimakamkan di makam Baqi, bekerja sama Muasasah, dan pengurus Masjid Nabawi, yang 4 sudah dimakamkan di Baqi," tambahnya.
Jumlah Jemaah Sakit
Sementara itu, jumlah jemaah haji yang dirawat oleh Klinik Kesehatan Indonesia sampai Selasa (30/5/2023) mencapai 86 orang. Dari jumlah tersebut 44 jemaah haji sudah boleh kembali ke kloter masing-masing.