Cerita Petugas Haji di Bandara, Kena Tempeleng Lansia Dimensia

Maruf El Rumi, Jurnalis
Minggu 11 Juni 2023 16:25 WIB
Petugas haji membujuk jamaah lansia dimensia (Foto : MPI)
Share :

MAKKAH - Dimensia atau kondisi menurunnya cara berpikir dan daya ingat seseorang yang biasanya terjadi pada lansia, membuat jamaah haji lansia kadang melakukan tindakan agresif yang tidak terduga sama sekali.

Seperti yang terlihat dalam tiga hari terakhir di Bandara King Abdulaziz, Jeddah. Beberapa jemaah dimensia, menolak naik ke bus yang akan membawa mereka ke Makkah.

Seperti pengalaman petugas layanan haji lansia Abdul Rozak bahkan kena tempeleng jamaah haji karena menolak untuk naik ke bus. Dari awal, jamaah tersebut memang mulai ada gejala marah marah sehingga banyak jamaah ketakutan.

Dia terus mencari anaknya yang ternyata sudah naik ke bus duluan.

"Waktu itu, beliau marah-marah di dalam bus dan minta turun. Beliau kemudian turun, dan duduk di atas mobil golf," kata Rozak membuka ceritanya, Sabtu 10 Juni 2023.

Rozak dan petugas lain mengajak lansia tersebut bicara. Berkomunikasi dan mengatakan bus mau berangkat dan keluarganya sudah ada di dalam. Beberapa menit, Rozak mengulurkan tangan dengan tujuan membantu lansia berusia 95 tahun tersebut tiba-tiba reflek mengerakkan tangan dan mengenai mukanya. Dua gerakan lagi bisa diantisipasi.

Karena negoisasi tidak berhasil, jamaah akhirnya diputuskan untuk dibawa ke klinik. Jamaah tersebut kemudian diangkat beberapa petugas untuk dipindahkan ke mobil tim posko kesehatan. Di mobil tersebut, lansia itu kembali marah-marah, dan hampir menonjok Rozak.

Lansia tersebut akhirnya berhasil dibawa ke posko kesehatan untuk dirujuk ke klinik bandara. Rozak mengaku tidak marah dengan lansia tersebut. Dia justru merasa bersalah karena harus memaksa lansia yang sudah dianggap sebagai orang tuanya harus dipindahkan dengan cara seperti itu.

"Saya menyesal harus memaksa beliau ke mobil golf. Tapi demi keselamatan beliau, itu harus kami lakukan. Saya juga sudah meminta maaf kepada beliau dan mencium tangannya," tambah Rozak.

Petugas Haji Pelayanan Lansia lainnya, Sigit Nugroho memiliki pengalaman saat mengantar jemaah haji yang tidak bisa melihat dari embarkasi Kertajati (KJT) 14. Jamaah yang memiliki keterbatasan penghlihatan tersebut minta tolong untuk ke toilet dengan kursi roda. Di depan pintu, jamaah berusia sekitar 75 tahun itu selanjutnya di papah masuk ke dalam toilet.

Sigit kemudian menunggu di luar. Lama ditunggu, jamaah tersebut tidak kunjung ke luar. Sebelum akhirnya ada suara memanggail dari dalam.

"Ternyata beliau tidak bisa menyalankan kran untuk membersihkan diri. Sehingga butuh bantuan untuk menyiram. Setelah itu saya antar lagi ke dalam paviliun," kata Sigit di Jeddah.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya