Pentingnya Lansia Tidak Memaksakan Diri Lempar Jumrah Sendiri

Maruf El Rumi, Jurnalis
Kamis 29 Juni 2023 18:01 WIB
Jamaah Haji (foto: MCH)
Share :

PELAKSANAAN lempar jumrah menjadi momen krusial dalam pelaksanaan ibadah haji. Setiap tahun, cerita tentang jamaah haji yang tersesat, sulit melanjutkan perjalanan karena kaki kram dan kelelahan hampir selalu terjadi.

Penyebabnya bisa dikatakan cukup banyak. Mulai dari keberangkatan jamaah yang bersamaan, jarak mantab dengan tempat lempar jumrah, atau gara ke toilet dan Meleng sedikit bisa membuta jamaah tertinggal rombongan sehingga tersesat.

Dengan area yang luas, bentuk jalan yang mirip membuat jamaah juga menjadi kesulitan mengidentifikasi posisinya. Tidak sedikit jamaah juga salah pintu ke luar setelah lempar jumrah.

Imbasnya, setiap tahun pasti akan ada jamaah yang tersesat dan kelelahan saat momen di Mina. Jamaah yang tersesat jalan, bingung dengan maktabnya tidak melulu lansia.

Karena banyak juga jamaah usia produktif tidak bisa dengan mudah menemukan maktabnya. Tapi lansia menjadi rentan karena kemampuan fisik dan daya ingat yang berkurang jadi kendala. Ditambah mereka merasa tidak percaya diri bertanya dan hanya mengikuti kaki melangkah.

Sehingga ada jamaah yang harus berputar berjam jam di jalan setelah lempar jumrah. Ada pula jamaah yang tidak bisa melakukan lempar jumrah aqobah karena telat waktunya untuk.

Karena itulah pentingnya jamaah lansia memilih membadalkan ibadah lempar jumrahnya. Seperti yang disampaikan Menteri Agama (Menag) Yahya Cholil Qoumas saat bertemu jamaah di depan tenda misi haji Mina.

"Mboten kiat ampun dipekso. Lempar jumroh saget diwakilke (Kalau tidak kuat jangan dipaksa. Lempar Jumrah dapat diwakilkan)," kata menteri yang biasa disapa Gus Men tersebut.

Saat di Arafah Gus Men telah meminta Petugas Penyelenggara Ibadah Haji ( PPIH) untuk mengidentifikasi jamaah yang harus dibadalkan. Gus Men juga minta petugas untuk siap membadalkan jamaah.

"Saya kira kita memiliki petugas yang cukup untuk bisa membadalkan jamaah," ujarnya.

Setelah kisah jamaah tersesat, banyak yang akhirnya menyerah dan mereka mengatakan akan membadalkan lempar jumrahnya ke teman satu grup. Dengan muka berpeluh keringat, dan napas yang belum teratur beberapa jamaah mengaku cukup untuk lempar jumrah sendiri.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya