KONSUL Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam mengabarkan ada 4 jamaah haji yang akan pulang ke Tanah Air dalam posisi baring di pesawat. Mereka boleh kembali ke Indonesia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) dan sudah mendapat surat keterangan layak terbang.
"Ada 4 jamaah yang akan pulang dalam posisi baring, dan itu perlu proses untuk mendapatkan seat-nya, karena harus menggunakan 9 seat. Semoga ini bisa segera kita antar pulang," ungkap Nasrullah, dinukil dari Kemenag.go.id, Rabu (23/8/2023).
Ia melanjutkan, 4 orang itu termasuk dari 20 jamaah haji yang siap terbang pulang ke Indonesia. Saat ini pihak KJRI Jeddah sedang memproses kepulangan mereka.
Nasrullah menambahkan, saat ini ada 43 jamaah haji Indonesia yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi. Tim KUH KJRI Jeddah pun terus melakukan pendampingan.
Bagi jamaah haji yang sudah sehat, lanjut dia, akan diantar pulang ke Tanah Air setelah mendapat surat keterangan layak terbang dari pihak rumah sakit.
"Sampai saat ini total ada 8 jamaah yang sehat setelah menjalani perawatan dan telah diantar ke Tanah Air oleh Tim Konsul Haji KJRI Jeddah," ungkapnya.
Nasrullah mengatakan, kepulangan jamaah haji Indonesia didampingi Tim Konsul Haji KJRI Jeddah. Setibanya di Tanah Air, mereka dijemput Tim Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kemenag. Jika kondisinya stabil, maka mereka langsung diantar ke keluarganya.
"Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, pihak KKP Bandara akan melakukan observasi. Jika sehat, jamaah melanjutkan perjalanan pulang ke keluarganya. Jika tidak, maka akan dirujuk ke Rumah Sakit Haji Pondok Gede untuk pemulihan agar siap melanjutkan perjalanan menuju daerah asal," tandasnya.
(Hantoro)